Rabu, 22 Desember 2010

Perbedaan CD, DVD, dan BD

Dari waktu ke waktu, penyimpanan data dalam bentuk disc (cakram) terus berkembang. Diawali dengan diperkenalkannya CD secara resmi pada tahun 1982. Kemudian disusul dengan munculnya DVD pada tahun 1995, sampai inovasi yang paling baru dan paling canggih yaitu Blu-Ray Disc atau sering disingkat sebagai BD. Apakah perbedaan dari CD, DVD dan BD? Mari kita bahas. 



Yang pertama adalah CD. Kepanjangan dari CD adalah Compact Disc, atau oleh orang Indonesia disebut sebagai Cakram Digital. CD pertama kali diperkenalkan pada tahun 1982. Bentuk fisik adalah cakram seperti yang kita ketahui. Dengan tebal 2 milimeter dan diameter 120 milimeter. CD hanya mampu menyimpan data sebesar kurang lebih 700 MB.

Dilanjutkan pada tahun 1995, perusahaan Philips, Sony, Toshiba, dan Time Warner mengembangkan teknologi baru penyimpanan data berbentuk cakram, yaitu DVD. Kepanjangannya adalah Digital Video Disc. Banyak orang meminta agar kepanjangannya diganti menjadi Digital Versatile Disc (Cakram Serba Guna), karena pada kenyataannya DVD tidak hanya dapat menyimpan file berformat video saja, melainkan segala bentuk file. DVD mempunyai kapasitas yang berbeda-beda. DVD-5 mempunyai kapasitas 4,7 GB. DVD-5 inilah yang paling baik untuk menyimpan data maupun film. Selain itu, jenis DVD-5 juga yang paling murah. DVD-5 mendukung DVD+R/W (DVD re-write plus format) dan DVD-R/W (DVD re-write minus format).

DVD-10 mempunyai kapasitas dua kali lebih besar daripada DVD-5 yaitu sekitar 8,75 GB. Dua permukaan DVD semuanya dipakai. Maka dari itu DVD-10 disebut sebagai DVD-10 juga disebut Double Sided Single Layered (dua muka satu lapisan). DVD-10 mendukung DVD+R/W (DVD re-write plus format) dan DVD-R/W (DVD re-write minus format).

Next, ada DVD-9. DVD-9 hanya memakai satu permukaan saja. Daya simpan DVD-9 adalah sekitar 7,95 GB. DVD format ini sering dikenal sebagai Single Sided Dual Layered (satu muka 2 lapisan - densitas data lebih tinggi/padat–). DVD-9 mendukung DVD+R, dan setahu saya DVD format ini belum mendukung DVD+R/W.

Tipe yang lain dari DVD adalah DVD-18. Tipe ini mempunyai kapasitas yang paling besar diantara tipe DVD yang lain, yaitu sekitar 15,9 GB. DVD-18 mendukung DVD+R. Selain itu, biasanya dikenal sebagai Double Sided Dual Layered (2 muka 2 lapisan).

Terakhir dan yang paling canggih sekaligus saingan dari DVD adalah Blu-ray Disc. Sering disingkat sebagai BD. Nama Blu-ray diambil dari laser biru-ungu yang digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini. Kapasitas Blu-ray Disc satu lapis adalah 25 GB. Sangat besar. Dengan kapasitas sebesar ini, kita mampu menyimpan video definisi tinggi (HD) berdurasi sekitar 9 jam atau video definisi standar (SD) berdurasi 23 jam. Sedangkan BD dua lapis mempunyai kemampuan penyimpanan data sebesar 50 GB. BD pailing sering dipakai untuk menyimpan file game berukuran besar.

Itulah tiga macam jenis penyimpan data berbentuk cakram (piringan) untuk komputer. Semoga bermanfaat bagi sobat semua.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar